Archipelago secara resmi memperkuat kehadirannya di Jawa Barat dengan meresmikan Hotel Neo Kota Baru Parahyangan pada Rabu, 17 Desember 2025. Sebagai hotel ke-22 grup Archipelago di provinsi tersebut, properti ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar, khususnya segmen wisatawan muda dan pebisnis, melalui perpaduan desain kontemporer, teknologi tinggi, serta lokasi yang sangat strategis di pusat pengembangan mandiri Kota Baru Parahyangan.
Poin-Poin Ringkasan
- Langkah Strategis Perusahaan: Pembukaan Hotel Neo Kota Baru Parahyangan merupakan bagian dari komitmen Archipelago untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Jawa Barat dengan menyediakan akomodasi yang modern dan bernilai.
- Target Pasar dan Konsep: Hotel ini mengusung konsep kontemporer dan berteknologi tinggi yang secara spesifik menyasar preferensi wisatawan dari generasi Z serta pelancong bisnis.
- Momentum Operasional: Peresmian dilakukan di penghujung tahun guna mengoptimalkan momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026, sesuai dengan perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan sejak tahap topping off pada Juni lalu.
- Kapasitas Akomodasi: Tersedia 116 unit kamar bergaya modern yang terbagi ke dalam empat klasifikasi tipe: Standard, Superior, Deluxe, dan Executive Suite.
- Fasilitas Pertemuan dan Gastronomi: Hotel dilengkapi dengan Sundara Ballroom, tiga ruang pertemuan fungsional (Denaya, Gantari, dan Baswara), serta Restoran Noodles Now yang menyajikan menu kuliner lokal maupun internasional.
- Aksesibilitas Unggulan: Memiliki keunggulan lokasi dengan akses sangat cepat menuju Stasiun Kereta Cepat Padalarang yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih delapan menit.
- Konektivitas Destinasi: Berada di area yang berdekatan dengan destinasi wisata populer, seperti Wahoo Waterworld, Parahyangan Golf Bandung, Museum Geologi Karst Citatah, dan Air Terjun Pelangi.
- Dukungan Instansi: Acara peresmian dihadiri oleh jajaran manajemen Archipelago, pihak owning company (CV. Bangun Lestari Parahyangan), serta perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk sinergi antara pelaku industri dan pemerintah daerah.
Selengkapnya di Kumparan
Leave a Reply