Archipelago International memperkokoh posisinya di pasar global dengan mengelola 300 hotel di berbagai benua. Tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi perusahaan untuk melakukan penetrasi besar di Timur Tengah dan Amerika Latin. Langkah ini sekaligus mempertegas dominasi standar pelayanan Asia di kancah internasional.
Poin-Poin Penting
- Proyek Strategis di Madinah: Menjalin kerja sama Joint Venture dengan Knowledge Economic City (KEC) untuk mengembangkan hotel berkapasitas 2.500 kamar di dekat stasiun kereta Madinah, Arab Saudi.
- Kolaborasi Merek Mewah: Melalui brand Huxley, Archipelago ditunjuk sebagai operator eksklusif hotel dan residensi mewah Tonino Lamborghini di Republik Dominika, Meksiko, Filipina, hingga Indonesia.
- Target Operasional 2026: Perusahaan berencana membuka sedikitnya 26 hotel baru, baik melalui pembangunan properti baru maupun proses rebranding di pasar domestik dan luar negeri.
- Pengembangan Jaringan Domestik: Daftar pembukaan hotel di Indonesia mencakup berbagai wilayah strategis seperti Sentul, Malang, Yogyakarta, hingga area industri seperti Kertajati dan Tangerang.
- Fokus Akomodasi Religi: Pengembangan hotel di Madinah difokuskan untuk mendukung kebutuhan akomodasi jemaah umrah dan haji, khususnya yang berasal dari Indonesia.
- Skala Portofolio: Hingga saat ini, Archipelago telah mengelola total 45.000 kamar yang tersebar di wilayah Asia Tenggara, Timur Tengah, Karibia, hingga Oseania.
Selengkapnya di Detik
Leave a Reply