PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) atau Tanrise, bersama konsorsium yang dipimpin oleh pengusaha nasional Hermanto Tanoko, secara resmi memulai pembangunan Goed President Hotel Pacitan, Jawa Timur. Hotel butik berbintang yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini menelan investasi senilai Rp100 miliar dan diharapkan menjadi katalisator kebangkitan pariwisata Pacitan menuju destinasi kelas dunia.
Poin-Poin Ringkasan Berita
- Pembangunan Hotel: PT Tanrise (RISE) berkolaborasi dengan konsorsium yang dipimpin Hermanto Tanoko membangun Goed President Hotel di Pacitan, Jawa Timur.
- Investasi dan Lahan: Total investasi proyek pembangunan hotel butik berbintang ini mencapai Rp100 miliar di atas lahan seluas lebih dari 1,1 hektare.
- Penggagas Proyek: Proyek ini digagas dan didirikan oleh mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bersama Hermanto Tanoko.
- Potensi dan Tujuan: Hermanto Tanoko menyatakan pembangunan ini bertujuan mengakselerasi potensi pariwisata Pacitan (‘The Hidden Gem of Indonesia’) dengan membawa praktik terbaik perhotelan untuk menciptakan ekosistem yang berdaya saing dan berkelanjutan.
- Visi SBY: SBY menekankan keindahan alam otentik Pacitan (‘70 Miles of Sea Paradise’) dan berharap hotel ini dapat menyatukan harmoni alam, budaya, dan keramahan lokal.
- Kolaborasi Strategis: Pembangunan dan operasional hotel dilaksanakan oleh konsorsium yang dipimpin Hermanto Tanoko, dengan Tanrise sebagai operator dan mitra strategis. Kolaborasi ini turut diperkuat oleh Merry Riana sebagai bagian dari jajaran pemilik.
- Konsep Hotel: Goed President Hotel dirancang sebagai landmark hospitality dengan konsep “luxury meets locality”, memadukan arsitektur kontemporer, layanan personal, dan pengalaman wellness, kuliner, seni, serta budaya.
- Lokasi dan Fasilitas: Berlokasi strategis di seberang Museum dan Galeri Seni SBY*ANI, hotel ini akan dilengkapi akomodasi eksklusif, sky lounge dengan panorama pesisir selatan, ruang pertemuan berteknologi tinggi, dan program residensi seni.
- Target Pasar dan Dampak: Hotel dengan positioning premium-upscale ini menyasar segmen pasar berkualitas, perjalanan bisnis MICE, wellness retreat, dan curated leisure, bertujuan untuk melengkapi ekosistem pariwisata yang ada.
- Katalis Pembangunan Daerah: Hotel ini diposisikan sebagai katalis pembangunan daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal, kemitraan dengan UMKM, dan penguatan rantai nilai pariwisata.
- Dukungan Ekonomi Kreatif: Merry Riana menambahkan bahwa hotel ini akan membuka panggung bagi karya lokal Pacitan (kriya, kuliner, seni) melalui program, pelatihan, dan kolaborasi, sehingga nilai tambah dirasakan langsung oleh masyarakat.
- Target Operasi: Goed President Hotel ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2027.
Selengkapnya di Liputan6
Leave a Reply