MORA Group memperkuat posisinya di industri pariwisata melalui pengembangan ekosistem hospitality yang terintegrasi. Perusahaan saat ini tengah mengelola 12 proyek properti yang tersebar di berbagai wilayah strategis. Langkah ini mencakup ekspansi pasar domestik hingga merambah ke kancah internasional.
Poin-Poin Penting
- Target Pengembangan Properti: MORA Group mengelola 12 proyek properti, dengan target peresmian di Ciwidey (April 2026) dan Palu (November 2026), serta ekspansi lanjutan ke Jakarta, Palembang, hingga Balikpapan.
- Kolaborasi Internasional: Menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan kapital asal Jepang untuk mengembangkan hotel bintang lima di Jakarta, Surabaya, dan Bali dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun per proyek.
- Ekspansi Global: Perusahaan menyiapkan pembentukan joint venture di Arab Saudi (Jeddah dan Mekkah), rencana akuisisi properti di Jepang, serta penjajakan investasi di Dubai.
- Ekosistem Bisnis Terintegrasi: Membentuk struktur holding yang mencakup divisi teknologi, konstruksi, akademi, hingga layanan komersial guna mendukung operasional yang solid.
- Inovasi Teknologi dan F&B: Pengembangan sistem operasional berbasis dashboard real-time serta peluncuran brand F&B mandiri bernama “Pondasi” yang menargetkan pasar generasi muda di bandara dan kota besar.
- Visi Jangka Panjang: Fokus pada pembangunan sistem dan kualitas sumber daya manusia dengan target minimal 30 properti dalam lima tahun ke depan untuk menjaga kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholders).
Selengkapnya di Jakarta Daily
Leave a Reply